Mengatur Keuangan Setelah Libur Akhir Tahun Agar Tak Bangkrut

Share:
Capsa Susun
   
Agar Anda dan pasangan terhindar dari masalah finansial dalam perniakahan, ikuti tips berikut ini.

Buletin365.com, Jakarta Musim libur akhir tahun baru telah berakhir. Setelah itu, Anda akan dihadapkan pada pay day alias minggu gajian, tidak terkecuali untuk para pegawai swasta maupun pegawai negeri. Sebagian pengeluaran selama liburan akhir tahun lalu biasanya akan dibebankan pada penghasilan bulan Januari, seperti membayar tagihan kartu kredit yang digunakan saat liburan. Untuk itu, sudah saatnya Anda menata keuangan.

"Sekarang kembali berdisiplin mengatur keuangan agar target keuangan tahun ini bisa tercapai," terang Jay Broekman, Managing Director Halomoney.co.id.

Jika keuangan Anda dibiarkan acak-acakan setelah musim libur, maka hal tersebut dapat mengganggu kondisi keuangan di bulan-bulan berikutnya. Tentunya ini tidak baik bagi kondisi finansial sepanjang tahun. Ada empat element yang bisa Anda lakukan untuk membenahi keuangan pribadi setelah musim liburan akhir tahun berlalu:

1.Buatlah daftar perkiraan pengeluaran untuk bulan ini dan bulan depan

Perkiraan pengeluaran ini membantu untuk menentukan apakah sisa uang yang Anda pegang sudah cukup atau tidak untuk memenuhi seluruh kebutuhan. Jangan sampai karena tidak memperkirakan jumlah pengeluaran, Anda terpaksa berhutang demi memenuhi kebutuhan bulanan.

2. Periksa seluruh nilai aset yang Anda miliki

Aset yang dimaksud di sini adalah tabungan dan investasi seperti emas yang bisa dijual dalam waktu cepat. Aset-aset tersebut dapat menjadi cadangan untuk memenuhi kebutuhan yang rutin dan tidak bisa ditunda jika memang uang yang Anda pegang tidak cukup.

3. Sediakan uang yang cukup untuk menutupi seluruh pengeluaran di bulan ini

Utamakan untuk menutupi utang dan pengeluaran rutin yang tidak bisa dilewati. Contoh pengeluaran rutin yang tidak bisa dilewati adalah utang kartu kredit, cicilan rumah, premi asuransi dan sebagainya. Jika terpaksa, Anda bisa mencairkan sedikit aset yang dimiliki untuk menutupi pengeluaran rutin yang tidak bisa dilewati. Lakukan jurus berikutnya sambil menunggu kondisi keuangan pulih.

4. Potong sementara pengeluaran yang tidak mendesak.


Lakukan hal ini untuk pengeluaran yang sifatnya hiburan, kamu bisa coba mencari alternatif yang lebih murah untuk dua bulan ini.Cara lainnya, rajinlah melihat berbagai promo di berbagai toko atau situs belanja yang menjual kebutuhan prioritas. Libur akhir tahun menyebabkan banyak orang menghabiskan uangnya, sehingga tidak aneh jika ada toko atau situs online yang memberikan promo berbentuk diskon besar bagi pengguna kartu kredit tertentu untuk meningkatkan penjualannya dari konsumen yang uangnya sedikit.

Baca Juga: Ahok: Bu Sylvi Pernah Distafkan, Tanya Kenapa?

No comments