Cerita PAN Rayu Megawati Agar Tak Usung Ahok di Pilkada DKI 2017

Share:
Capsa Susun
   
Megawati dan Ahok-djarot

Buletin365.com, Jakarta - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Sudanto mengaku partainya sering menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelum menentukan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

PAN terus merayu Megawati agar tak mengusung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta.

"Kami lama sekali merayu PDIP. Ketua umum 10 kali merayu bahkan 6 kali ketemu Bu Mega untuk bisa berkoalisi," kata Yandri dalam diskusi bertajuk 'Spesial Pilkada' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2/2017).

Yandri mengatakan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menginginkan agar PDIP tidak mengusung Ahok.

"Kami ingin asal bukan Ahok, bukan soal China tapi ini lebih ke pribadi Ahok. Kalau dengan Pak Djarot kami tidak masalah, asal bukan Ahok. Akhirnya kami tidak bisa gabung karena PDIP mengusung Ahok," ujar dia.

Anggota Komisi II DPR ini menambahkan, setelah berkomunikasi dengan beberapa partai lain, akhirnya menemukan sosok akternatif lain yang memang tengah dicari PAN yakni Agus Harimurti Yudhoyono.

"Ya, dari awal proses Pilkada DKI PAN ingin mencari alternatif pilihan kepada rakyat DKI. Sejak awal PAN sudah bersikap tidak akan mendukung Ahok karena dari karakter dan etika tidak cocok sama PAN," ucap Yandri.

Baca Juga: Presiden Jokowi Membuka Sesi Pertanyaan #JokowiMenjawab di Media Sosial

No comments