Bandar Sakong Bandar Q Bandar Sakong Bandar Sakong

Gara-gara Salas, Juventus Batal Rekrut Ronaldo

Buletin365 merupakan sumber informasi terpercaya dan terupdate, Sumber berita teraktual, Informasi terbaru nasional dan internasional

Mungkin anda bertanya, Apa saja sich konten yang di bahas Buletin365?

Tentunya konten yang di bahas Buletin365 yaitu:

Peristiwa Nasional Internasional Selebritis Music Health Info Life Sports

Untuk konten yang di bahas saat ini, berikut ulasannya:

Bandar Sakong Bandar Sakong
   
Cristiano Ronaldo

Buletin365.com, Jakarta - Juventus ternyata pernah nyaris merekrut megabintang Real Madrid dan Portugal, Cristiano Ronaldo pada tahun 2002. Namun, belakangan, terungkap bahwa batalnya Juventus merekrut peraih empat kali Ballon d'Or itu disebabkan oleh Marcelo Salas.

Hal itu diungkapkan oleh mantan Direktur Olahraga Juventus, Gianni Di Marzio, seperti dilansir Football Italia, Selasa (14/2/2017). Waktu itu, kata dia, ia mencoba menukar Salas dengan Ronaldo, namun Salas tak mau.

"Saat saya bekerja untuk Juventus, saya sampaikan bahwa dia akan menjadi pemain terbaik di dunia, setelah (Diego) Maradona," ujar Di Marzio.

Ya, Marcelo Salas adalah salah satu striker paling disegani di era tahun 1990-2000-an. Juventus kepincut padanya dan membelinya dari Lazio seharga 25 juta euro pada tahun 2001. Namun sayangnya, bersama Juventus Salas gagal menunjukkan kelasnya.

"Saya bernegosiasi dan membawa Ronaldo ke Turin di tahun 2002. Tetapi Salas menolak ditukar. Untuk beberapa juta euro, Salas tak mau pergi dan dia akhirnya ke River Plate," ujar Di Marzio kepada Marca.

Ronaldo akhirnya direkrut oleh Manchester United dari Sporting Lisbon pada tahun 2003 dan segera kemudian ia menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepakbola.


"Begitulah cerita Juventus gagal mendapatkan Ronaldo. Jorge Mendes (agen Ronaldo) sangat tahu cerita ini," kata Di Marzio, yang merupakan wartawan senior di Italia. (Abul Muamar)

Baca Juga: Polri-TNI Terjunkan 29 Ribu Personel di Pilkada DKI, Ada Apa?

Post a Comment