Ini Alasan Menteri Rini Rombak Posisi Dirut dan Wadirut Pertamina

Share:
Capsa Susun
Ilustrasi Perusahaan Minyak dan Gas Pertamina

Buletin365.com, Jakarta Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno merombak jajaran direksi Pertamina. Dua posisi dicopot yakni direktur utama dan wakil direktur utama. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilakukan di kantor Kementerian BUMN.

Komisaris Utama PT Pertamina, Tanri Abeng mengatakan, keputusan ini adalah salah satu bentuk penyegaran di level pimpinan dan direksi Pertamina. Tanri pun berahrap, dengan struktur direksi ini, kinerja Pertamina akan lebih efektif.

"Maka dari itu kami di dewan komisaris mengusulkan penyegaaran di level pemimpinan ini dipelajari kembali," tutur Tanri di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat 93/2/2017).

Tanri mengatakan, dewan direksi dan komisaris mendiskusikan hal ini selama kurang lebih satu bulan. Hingga akhirnya diputuskan struktur organisasi yang baru.

"Kami punya waktu 30 hari memberikan saran ke pemegang saham yang pada akhirnya memutuskan penguatan struktur organisasi Pertamina ke depan yang menantang," tuturnya.

Dia berharap, Pertamina akan menjadi perusahaan kelas dunia. "Kami harapkan nanti dewan direksi dan dewan komisaris bisa kerja sama untuk bisa melaksanakan tugas tentang jawab yang dicanangkan, Pertamina harus menjadikan world class perusahaan energi.


Hal senada diungkapkan oleh Deputi BUMN bidang Usaha Jasa Survey dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo. "Kami melihat internal ada yang perlu ditingkatkan, perlu ada penyegaran. Maka dua jabatan ini mengalami perubahan," kata Gatot.

Baca Juga: Ada Keseruan Apa di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta?

No comments