Bandar Sakong Bandar Q Bandar Sakong Bandar Sakong

Penjelasan Kapolri soal Tudingan Kriminalisasi Ulama

Buletin365 merupakan sumber informasi terpercaya dan terupdate, Sumber berita teraktual, Informasi terbaru nasional dan internasional

Mungkin anda bertanya, Apa saja sich konten yang di bahas Buletin365?

Tentunya konten yang di bahas Buletin365 yaitu:

Peristiwa Nasional Internasional Selebritis Music Health Info Life Sports

Untuk konten yang di bahas saat ini, berikut ulasannya:

Bandar Sakong Bandar Sakong
   
Kapolri Tito Karnavian

Buletin365.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjawab tudingan kriminalisasi ulama yang dilontarkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bachtiar Nasir. Menurut dia, kasus-kasus tersebut didapat berdasarkan laporan dari masyarakat kepada Polri.

"Rizieq ada beberapa kasus yang dilaporkan ke Polri. Pertama, soal penghinaan Pancasila yang dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri. Kemudian kita dilakukan pendalaman saksi-saksi. Saat ini sedang proses berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum," kata Tito saat rapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Tak hanya itu, kasus kedua adalah Rizieq diduga terjerat dengan penyebutan adanya lambang palu arit di pecahan uang kertas baru.

"Sekali lagi ini adalah laporan dari masyarakat. Kalau ada laporan, Polri tentu menindaklanjuti," tutur Tito.

Mantan Kapolda Papua ini lalu menyebutkan, kasus-kasus Rizieq yang lain, seperti dugaan penistaan agama Kristen, penghinaan hansip, dan kasus chat porno dengan Firza Husein. Semua kasus tersebut, menurut Tito masih dalam proses pendalaman.

"Kasus dengan Firza masih pemeriksaan ahli digital forensik, apakah foto itu benar atau tidak. Kemudian akan ditingkatkan apakah akan ada tersangka atau tidak," jelas Kapolri Tito.

Sedangkan kasus yang menjerat Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir, Kapolri menyebut ada dugaan pelanggaran Undang-undang (UU) Yayasan, UU Perbankan, dan juga tindak pidana pencucian uang.

Baca Juga: Jokowi: Banyak yang Bertanya, Apakah Bangsa Kita Masih Bersatu?

Post a Comment