PNS di Kota Ini Di Izinkan Berhubungan Seks Saat Jam Kerja

Share:
Capsa Susun
Ilustrasi berhubungan sex

Buletin365.com, Ovortornea - "Ini hanya tiga huruf kecil, sex," kata Per-Erik Muskos dengan nada riang, menepiskan tudingan bahwa ia berusaha ikut campur dalam kehidupan pribadi orang.

Dalam bahasa Indonesia, menjadi empat huruf: seks.

Muskos, adalah anggota dewan kota di Overtornea, sebuah kota kecil Swedia. Ia menjadi berita utama pekan ini setelah mengusulkan agar pegawai pemerintah diizinkan istirahat pada hari kerja untuk berhubungan seks.

"Kita perlu saling perhatian satu sama lain. Jika hal itu dapat membuat hubungan (pasangan) lebih baik, langkah itu sangat berguna," katanya seperti dikutip dari BBC, Minggu (26/2/2017).

Ide unik Muskos ini merupakan contoh terbaru dari langkah pejabat yang mendukung memajukannya hubungan seks. Di beberapa negara, hal itu terkait sedikitnya tingkat kelahiran.

Muskos yakin idenya ini akan disetujui saat diajukan ke sesama anggota dewan dalam beberapa bulan mendatang. Di balai kota itu, sekarang ini 550 pekerjanya sudah mendapatkan fasilitas satu jam seminggu di waktu kerja untuk menjalankan latihan kebugaran atau kegiatan sejenis.

Jika usul terbaru ini disetujui, para pegawai akan diizinkan pulang selama beberapa saat di jam kerja, untuk merasakan waktu yang sangat pribadi dengan pasangan mereka di rumah -atau di tempat lain.

Menarik Perhatian Kaum Muda

Muskos menuturkan memang ada sejumlah penolakan dengan idenya itu. Meskipun demikian ia tak putus asa.

"Orang-orang menilai, kita tidak harus turut campur tentang hal itu, mereka berfikir orang-orang akan dapat memperbaiki sendiri (jika ada konflik dalam hubungan," kata dia.

Kota Overtornea berada di Swedia utara, di perbatasan dengan Finlandia, dan kota-kota seperti ini berada di garis depan sedikitnya tingkat kelahiran di Swedia.

Populasi kota itu yang sekitar 4.500 orang terus menurun, sedangkan usia rata-rata meningkat. "Banyak anak muda meninggalkan kota pada hari ketika mereka menyelesaikan sekolah," kata Muskos.

Tapi  idenya tidak hanya menambah  'pembuatan' bayi, namun tentang meningkatkan kualitas kehidupan orang - terutama perempuan.

"Ada begitu banyak hal yang harus dikerjakan mereka," katanya. "Ketika Anda berada di rumah Anda mempunyai media sosial, Anda harus mengantar anak-anak Anda untuk sepak bola dan hoki es, Anda tidak punya waktu untuk saling menjaga satu sama lain dan menghabiskan waktu bersama-sama tanpa anak-anak."

Ia percaya usul ini dapat memperbaiki persoalan ini dan membuat kota mereka jadi tempat yang lebih menarik dan indah untuk tinggal.

"Jika kehidupan di sini lebih baik maka orang-orang muda mungkin tinggal," tukas Mukos.

Baca Juga: GOOGLE RAYAKAN 25 TAHUN TAMAN NASIONAL UJUNG KULON

No comments