Bandar Sakong Capsa Susun

Wednesday, March 8, 2017

Ini yang Akan Dibuka kebenarannya Oleh KPK Dalam Konflik E-KTP

  

KPK

Buletin365.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kenyataan kecurigaan beberapa pihak terhadap indepedensinya dalam menyelesaikan kasus dugaan korupsi E-KTP, yang berkaitan banyak pihak termasuk anggota DPR RI.

"Kami akan buktikan kecurigaan tersebut dengan bekerja semaksimum mungkin berdasarkan kewenangan KPK dan bagi KPK sebagai institusi penegak hukum, dominasi hukum, paling utama. Karena di Indonesia memang konsepnya dominasi hukum, hukum yang diletakkan di atas segala-galanya," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Rabu 8 Maret 2017.

Dalam kasus ini, KPK juga berjanji akan bekerja professional sesuai dengan dominasi hukum hingga kasus ini selesai.

"KPK akan bekerja secara profesional, dominasi hukum akan kita tegakkan dengan kewenangan kita. berhubungan dengan pihak lain yang terkait dalam masalah ini semua didasarkan pada alat bukti yang cukup," kata Febri.

Sebelumnya, KPK telah menentukan dua tersangka pada kasus E-KTP pada 2011-2012 di Kemendagri. Keduanya, yakni mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto.

Tersangka Irman dan Sugiharto dijatuhkan hukuman dengan pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Baca Juga: MENYAMBUT PILKADA PUTARAN 2, KPU DKI RAPAT DENGAN PEMPROV JAKARTA