Kementerian ESDM: Kesepakatan Freeport Mengedepankan Papua

Share:
Capsa Susun

PT.Freeport Indonesia

Buletin365.com, Jakarta Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan negosiasi dengan PT Freeport Indonesia. Pemerintah menjamin, kesepakatan akan mengedepankan kesejahteraan Papua.

Ketua tim kesepakatan(negosiasi) yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Teguh Pamudji menjelaskan, dalam proses negosiasi dengan perusahaan tambang Amerika Serikat tersebut, pemerintah tidak hanya menganalisis permasalahan tata kelola pertambangan yang dikerjakan Freeport.

"Pemerintah saat ini sedang melakukan pembahasan dengan Freeport kami tidak melihat kepentingan Freeport," kata Teguh, di Jakarta, seperti yang dikutip Jumat (10/3/2017).

Teguh menjelaskan, untuk proses kesepakatan kali ini pemerintah ingin‎ menyelesaikan masalah keberadaan Freeport secara keseluruhan di Papua. Hal tersebut sesuai dengan keinginan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, yaitu proses negosiasi mengedepankan kepentingan Papua.

"Kami tidak melihat kepentingan Freeport, tapi Papua secara keseluruhan, Pak menteri dalam keterangannya yang dibutuhkan kepentingan Papua," ungkap Teguh.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Gatot, berpendapat, dalam proses perundingan saat ini, pemerintah terus menyelesaikan hal-hal yang berhubungan dengan stabilisasi investasi.

Untuk diketahui, Pemerintah telah menyerahkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) kepada PT FI tertanggal 10 Februari 2017. Pemerintah juga telah meluncurkan referensi ekspor PT FI pada 17 Februari 2017.

“Namun demikian, ketika sesudah 6 bulan PT FI tidak bisa mendapatkan IUPK, silakan kembali ke Kontrak Karya (KK), tapi tidak bisa ekspor konsentrat,” ucap Bambang.

Baca Juga: MISS BUMBUM MEMPERLIHATKAN BOKONG SEKSINYA

No comments