Bandar Sakong Capsa Susun

Wednesday, March 15, 2017

Presiden Jokowi Berharap Swasta dan BUMN Membenahi Proyek Infrastruktur


Presiden Joko Widodo

Buletin365.com, Jakarta Pemerintah mempunyai sejumlah proyek prioritas nasional ‎hingga 2019 mendatang. Namun pelaksanaan proyek tersebut tidak bisa semuanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan harus ada peran serta dari pihak swasta.

Untuk membenahi hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap agar pembangunan infrastruktur pada 2018 lebih banyak diahlikan pada pihak swasta. Ini mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah dalam Anggaran Pennghasilan dan Belanja Negara (APBN).

‎"Untuk investasi, karena kapasitas fiskal kita yang terbatas, investasi tidak bisa bersanding pada pemerintah. Sumber investasi di 2017, apalagi di 2018 memang sebagian besar harus berasal dari swasta," ujar dia di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Dia menjelaskan, 70 persen-80 persen proyek infrastruktur harus diserahkan pengerjaannya pada swasta dan BUMN pada 2018. Oleh karena itu, belanja modal atau capital expenditure BUMN harus ditingkatkan agar mampu menggarap proyek-proyek tersebut.

‎"Seperti yang saya sampaikan, 70 persen-80 persen dari swasta dan BUMN. Oleh sebab itu peran capital expenditure BUMN harus betul-betul ditingkatkan sehingga betul-betul bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita," kata dia.

Bahkan, kata Jokowi, ‎jika swasta bersedia berinvestasi pada salah satu proyek infrastruktur tersebut, pemerintah dan BUMN diminta untuk tidak masuk pada proyek ini.

"Kalau ada swasta yang masuk, serahkan saja ke swasta. Jangan APBN masuk, jangan BUMN masuk," ujar dia.

Baca Juga: KERJA KERAS LEICESTER CITY JADI DEBUTAN TERSUKSES LIGA CHAMPIONS HARLEY.IKHSANHARLEY.IKHSAN 15 MAR 2017, 17:15 WIB