Walk Out Saat Pemberitahuan Putaran Kedua, Ahok Sebut KPU DKI Bohong

Share:
Capsa Susun
  
Acara Tak Sesuai Jadwal, Ahok - Djarot Walkout

Buletin365.com, Jakarta - Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat keluar sebelum acara (walk out) ketika pemberitahuan hasil perincian pilkada DKI Jakarta. Ahok berpendapat, KPU DKI Jakarta tidak segera memulai acara padahal sudah lewat dari waktu yang direncanakan.

Ahok menuturkan, dia diminta datang oleh KPU DKI Jakarta pukul 19.00 WIB di lokasi acara di Hotel Borobudur, Jakarta. Namun hingga pukul 20.45 WIB, acara belum segerah dimulai.

Menurut Ahok, waktu satu jam lebih bisa digunakan untuk mengerjakan agenda kegiatan yang sudah dijadwalkan. Mengingat undangan KPU DKI ini datang mendadak.

Ahok juga tidak terima dikatakan tidak masuk ruang VVIP. Sebab, dia bersama Djarot datang sebelum pukul 19.00 WIB.

"Bilangnya kami tidak tahu masuk lewat mana. Kami lewat lobi utama lho. Terus masuk lobi utama, Pak Djarot sampai duluan, Pak Djarot ke VVIP KPU. Lalu saya datang, dikasih tahu enggak ada orang," jelas Ahok di kawasan Menteng, Jakarta, Minggu (5/3/2017).

Ahok akhirnya memutuskan untuk langsung menemui Djarot di tempat acara. Keduanya sepakat untuk menunggu sampai pukul 19.45 WIB. Mereka kemudian meminta tim sukses mencari kejelasan dimulainya acara kepada KPU DKI. Ternyata tak ada juga jawaban pasti.

"Terus, KPU-nya lagi makan-makan. Kata saya kapan mulai? Enggak jelas jawabnya lagi. Saya bilang kalau enggak mau mulai, kami pulang ini. Ya terus dia enggak jawab aja, ya kita pulang aja udah," imbuh Ahok.

Bagi Ahok, peristiwa itu bukan karena adanya miss komunikasi. KPU DKI Jakarta bahkan dinilai sudah bohong karena mengatakan Ahok dan Djarot tidak masuk ruang VVIP.

"Apa yang salah komunikasi. Justru saya bilang itu kebohongan. Saya dengar kok wawancaranya mengatakan kami tidak masuk tunggu di ruang VVIP," pungkas Ahok.

Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno menuturkan, antara KPU DKI dan Ahok-Djarot terjadi kesalahpahaman.

"Sebenarnya bukan keterlambatan, kita kan menunggu. Kita menunggu supaya paslon itu semua hadir. Ini kan pengantinnya pasangan gubernur ini," ujar Sumarno usai acara.

Sumarno menjelaskan, saat dia tiba di ruang pertemuan Flores, lokasi yang ditentukan untuk acara, dia sempat bertanya keberadaan pasangan calon Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Dia menuturkan, tak mengetahui jika pasangan Ahok-Djarot mengatakan sudah hadir dari pukul 19.00 WIB, waktu yang sudah ditentukan untuk memulai acara. Dia membantah keterlambatan acara karena menunggu kedatangan pasangan Anies-Sandiaga.

"Padahal sudah ada ruang tunggu untuk pasangan calon. Disiapkan ruang VIP. Kan kita awali dengan makan malam, disiapkan makan malamnya," kata Sumarno.

"Kalau memang tadi seandainya sudah tahu, dan karena memang yang tadi juga sudah hadir. Kita bisa mulai lebih awal," tambah dia.

Baca Juga: AHOK AKAN LEBIH BANYAK BLUSUKAN DI KAMPANYE PILKADA DKI PUTARAN 2

No comments