Bandar Sakong Capsa Susun

Wednesday, March 29, 2017

Wanita Bawa Sangkur di Sidang Ahok Diduga Pasien RSJ Grogol


Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama di Auditorium Kementan, Jakarta, Selasa (21/2). JPU menghadirkan empat saksi ahli dalam sidang ke sebelas hari ini

Buletin365.com, Jakarta - Sidang ke-16 perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dikejutkan dengan keberadaan seorang wanita membawa senjata tajam jenis pisau sangkur. Wanita paruh baya itu hendak merangsek masuk ke ruang sidang, namun dapat dicegah polisi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Hermanto, menjelaskan wanita tersebut diduga mempunyai permasalahan kejiwaan. Bahkan ibu berinisial RR itu disebut-sebut merupakan pasien rawat jalan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grogol, Jakarta Barat.

"Dia punya surat (keterangan pernah dirawat di RSJ Grogol), makanya kita lagi panggil keluarganya. Kita akan koordinasi juga dengan dokter yang pernah menangani," ujar Budi saat dikonfirmasi Buletin365.com, Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Kendati begitu, polisi belum bisa memastikan wanita kisaran usia 40 tahun di sidang Ahok itu mengidap gangguan kejiwaan. Saat ini polisi masih menunggu pihak keluarga dan konfirmasi dari RSJ Grogol.

"(Tahu ada surat) dari suaminya by phone bilang pernah jadi pasien RSJ. Suaminya masih dalam perjalanan ke sini," tutur dia.

Polisi kesulitan memeriksa wanita tersebut lantaran setiap pertanyaan yang dilontarkan penyidik jawabannya tidak jelas. Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dengan menggali informasi dari pihak keluarga dan RSJ Grogol.

"Kita akan lakukan langkah visum psikiatrikum. Tapi tidak bisa kita lakukan saat ini, harus dijawab dulu," ucap Budi.

Polisi juga belum bisa menggali motif wanita tersebut datang ke sidang Ahok dengan membawa pisau sangkur. Wanita berhijab itu sempat mengaku sebagai simpatisan Ahok, namun polisi tidak bisa memastikan kebenarannya.

"Jawabannya enggak jelas, ngalor ngidul. Kalau orang tidak waras ya tidak bisa dihukum. Tapi kita sedang selidiki dulu. Yang tahu itu kan dokter," jelas dia.

Baca Juga: Jurus Baru KPK Bersama Kejagung Dan Polri Tangani Korupsi

Bandar Sakong

0 komentar:

Post a Comment