Bandar Sakong Bandar Q Bandar Sakong Bandar Sakong

Sistem Ganjil-Genap Tak Bisa Diterapkan di Semua Ruas Tol

Buletin365 merupakan sumber informasi terpercaya dan terupdate, Sumber berita teraktual, Informasi terbaru nasional dan internasional

Mungkin anda bertanya, Apa saja sich konten yang di bahas Buletin365?

Tentunya konten yang di bahas Buletin365 yaitu:

Peristiwa Nasional Internasional Selebritis Music Health Info Life Sports

Untuk konten yang di bahas saat ini, berikut ulasannya:

Bandar Sakong Bandar Sakong

Kemacetan sepanjang dua kilometer terjadi ruas Tol Cipularang Kilometer 84

Buletin365.com, Jakarta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan sistem ganjil-genap  nomor  kendaraan saat momen mudik Lebaran nanti tidak bisa diterapkan ‎di semua ruas tol. Penerapan sistem ini hanya bisa diterapkan pada ruas tol yang berpotensi terjadi kemacetan parah saat arus mudik.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto mengatakan‎, penerapan sistem ini harus benar-benar difokuskan pada ruas tol yang macet. Hal ini sama halnya seperti yang diterapkan pada jalan-jalan tertentu di ibu kota.

‎"Untuk penerapannya, fokus di jalan-jalan tertentu, tidak semua jalan tol. Di mana titik-titik yang memang dianggap menjadi krusial kemacetannya. Contoh seperti Thamrin-Semanggi, Thamrin-Sudirman, itu kan bisa dijadikan contoh. Mana lagi? Misalnya jalur Gatot Subroto, itu kan bisa juga dijadikan acuan‎. Begitu juga nanti kalau seandainya jalan tol pada saat mudik," ujar dia di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Untuk di ruas tol, penerapan sistem ganjil‎-genap seperti ini bisa saja diterapkan di ‎mulai tol Cikampek hingga ke Brebes Timur (Brexit). Tetapi hal ini perlu kajian lebih lanjut agar tidak menimbulkan masalah. "Iya ada kemungkinan-kemungkinan itu (diterapkan di tol Cikampek-Brexit)," kata dia.

Namun Pudji menyatakan masih akan menunggu usulan dari masyarakat terkait dengan penerapan sistem ini. Hal ini penting agar sistem ganjil-genap tidak ditentang masyarakat.

"Harus kita kaji hasil masukan dari pemda, masukan dari masyarakat, kita akan kaji. Mana untung ruginya, pastinya akan kita laksanakan kalau itu banyak yang menguntungkan. Pasti ada yang dirugikan, tapi harus sekecil mungkin‎," tandas dia.

Baca Juga

                      


Post a Comment