Bandar Sakong Bandar Q Bandar Sakong Bandar Sakong

Rudal Korut Sengaja Digagalkan karena Salah Arah Menuju Rusia?

Buletin365 merupakan sumber informasi terpercaya dan terupdate, Sumber berita teraktual, Informasi terbaru nasional dan internasional

Mungkin anda bertanya, Apa saja sich konten yang di bahas Buletin365?

Tentunya konten yang di bahas Buletin365 yaitu:

Peristiwa Nasional Internasional Selebritis Music Health Info Life Sports

Untuk konten yang di bahas saat ini, berikut ulasannya:

Bandar Sakong Bandar Sakong


Buletin365.com, Pyongyang - Sebuah tes rudal Korea Utara dilaporkan akan mengarah ke Rusia jika tidak digagalkan dan diledakkan di awal perjalanan.

Seorang atase pemerintah AS mengatakan bahwa rudal jarak menengah ditembakkan dari sebuah wilayah utara di Pyongyang dan meledak beberapa menit setelah peluncuran.

Rudal tersebut berjenis jarak menengah KN-17 yang meledak dan jatuh di Laut Jepang.

Meski begitu, rudal tersebut hanya jatuh di wilayah perairan Korea Utara dan tak masuk ke dalam wilayah perairan negara lain.

Menurut laporan Seoul Economic Daily pada 30 April 2017, rudal tersebut telah melintas sejauh 48 kilometer sebelum diledakkan oleh seorang operator karena takut akan menyasar ke wilayah Rusia.

"Jika rudal balistik yang terbang ke arah timur laut tidak digagalkan, maka akan mencapai wilayah teritorial Rusia. Oleh sebab itu, Korea Utara sengaja menghancurkan rudal tersebut," tulis Seoul Economic Daily seperti yang dikutip The Independent, Rabu (3/5/2017).

Kantor berita asal Korea Selatan itu juga mengutip seorang informan yang menjelaskan bahwa rudal mengalami malfungsi koordinat sasaran.

"(Rudal) itu berubah arah dari yang telah ditetapkan sebelumnya. Saat itu, kami menembakkan 89 hingga 90 derajat ke timur, tapi proyektilnya jatuh di timur laut dengan sudut koordinat 49 serajat," seperti yang ditulis Seoul Economic Day.

Ketua Komite Pertahanan dan Keamanan Rusia Viktor Ozerov menjelaskan bahwa sistem pertahanan udara Negeri Beruang Merah di wilayah timur tengah disiagakan.

"Pertahanan udara di bagian Timur Jauh Rusia telah disiagakan. Kami mengendalikan dan bertanggungjawab atas wilayah udara Rusia," jelas Ozerov.

Awal minggu Mei 2017, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat untuk melakukan langkah diplomatik untuk isu Korea Utara.

"Keduanya telah berbicara untuk menyelesaikan situasi Korea Utara sebaik-baiknya," ujar atase Gedung Putih.

Baca Juga: 5 ALASAN MENGAPA KEPASTIAN DAN UNGKAPAN SAYANG PENTING UNTUK WANITA DALAM HUBUNGAN

Post a Comment