Buletin365: Panglima TNI Ditolak Masuk AS, Ini Respons Kemlu

Share:
Capsa Susun

Buletin365, Jakarta - Panglima TNI Gatot Nurmantyo kabarnya ditolak masuk ke Amerika Serikat. Atas laporan itu, pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia pun meminta klarifikasi ke Kedutaan Besar AS di Jakarta.

Gatot direncanakan bertolak ke Washington dan rencananya berangkat pada 21 Oktober 2017. Namun, menjelang naik pesawat, pihak maskapai memberitahukan bahwa Panglima TNI beserta istri tidak boleh masuk ke wilayah AS. Larangan itu dikeluarkan oleh US Custom and Border Protection.

Mendapat laporan itu, Kemlu memberi respons. Lewat pernyataan pers yang diterima Buletin365 pada Minggu (22/10/2017), juru bicara Kemlu, Arrmanata Nasir, mengatakan Kemlu akan memanggil Duta Besar AS Joseph R Donovan.

"Kemlu pagi ini telah mengirim nota diplomatik ke edubes AS di Jakarta untuk meminta keterangan/penjelasan terkait kejadian kemarin," tulis pernyataan Kemlu.

"Menlu RI sudah bicara dengan Dubes AS di Jakarta hari ini meminta agar segera dapat memberi klarifikasi," lanjutnya.

"Mengingat Dubes AS sedang tidak di Jakarta, Wakil Dubes AS juga telah dipanggil untuk ke Kemlu besok guna memberikan keterangan," lanjut Armanata

KBRI Washington DC juga telah mengirim nota diplomatik kepada Keml AS yntuk meminta klarifikasi kejadian kemarin.

Sementara itu, Buletin365 menghubungi pihak Kedutaan Besar AS di Jakarta. Atase Pers, Rakesh Surampudi, mengaku telah mendengar kabar tersebut dan mengangku akan mengelaborasi lebih lanjut.

"Kami telah telah mendengar laporan itu. Saat ini saya belum punya informasi yang bisa dibagikan, saya akan kembali mengontak Anda," ujar Surampudi kepada Buletin365 lewat pesan singkat dan sambungan telepon.

No comments