Pesta Adat Manalpokkon Kahiyang-Bobby Dilaksanakan Semalam Suntuk

Share:
Capsa Susun

Buletin365, Jakarta Serangkaian acara adat khas Tapanuli Selatan untuk Kahiyang Ayu-Bobby Nasution kembali dijalankan. Khusus acara adat yang dimulai dengan penyembelihan kerbau atau Manalpokkon Lahan (pulungan) akan berlangsung semalam suntuk hari ini.

Para Raja Adat akan berkumpul pada malam harinya guna memanjatkan untuk kebahagian Kahiyang-Bobby yang diakhiri dengan manortor atau menari tor-tor secara bergantian, sampai Sabtu, 25 November 2017, pukul 08.00 pagi. Satu jam kemudian acara adat yang lain dijalankan lagi.


Paman Bobby Nasution, Doli Sinomba Siregar yang bertindak sebagai Suhut mengatakan bahwa acara adat yang akan dipenuhi dengan Harojoan, Notoras, Suhut, Anak Boru, dan Raja-Raja ini akan dibuka oleh tokoh adat Nasution.

Setelah penyembelihan kerbau, acara akan dilanjutkan dengan manyantan gordang sambilan dan gonda, membuka galang-galang atau manortor bagian pertama, mangaloalo mora di balakka sitolu-tolu, dan istirahat sebentar untuk melaksanakan salat Jumat bersama.

Dari jadwal yang diterima Buletin365, pukul 02.00 siang acara dimulai kembali dengan marlongit yang diisi oleh Harajoan Mandailing dan Harajoan Tabagsel. Ini akan berlangsung selama empat jam, mendekati kumandang adzan maghrib.

"Pada bagian ini ada yang namanya sidang adat atau maralok-alok. Ini untuk membicarakan bagaimana kelanjutan dari acara untuk malam hari dan hari selanjutnya. Setelah itu akan ada acara tor-tor dari Surut, Anak Boru, sampai pihak Raja-raja. Kalau ada pihak dari Kahiyang yang mau ikut serta menari tor-tor, akan kita persilakan," kata Doli kepada Buletin365 di Medan, Sumatera Utara.

Manortor kedua atau Margalanggang inilah yang akan berlangsung semalam suntuk. Dari pukul 20.00 sampai 08.00 pagi esok harinya, yang mana kemudian masih dilanjutkan dengan manortor ketiga dan seterusnya.

Paman dari Bobby Nasution yang lainnya, Hari Lottung, mengatakan, para raja adat ini secara bergantian akan menari tor-tor. Makanan akan silih berganti keluar untuk dihidangkan sampai keesokan harinya. "Kacang-kacangan, roti, kopi, stoknya itu tak boleh habis," kata Hari.

Sudirman Lubis yang merupakan sesepuh adat Mandailing, mengatakan, margalanggang pada acara ngunduh mantu Kahiyang Ayu-Bobby Nasution ini belum seberapa. Keluarga sepakat hanya satu malam saja. Padahal, di kampung sana, acara semalam suntuk ini bisa berlangsung selama tiga hari tiga malam.

Semua orang akan menari tor-tor secara bergantian. Biasanya, dibuka oleh raja-raja adat sampai pukul 00.00. Jelang tengah malam, diisi oleh muda-mudi yang ingin mendoakan pengantin. Akan lebih baik lagi kalau pengantin, Kahiyang Ayu bisa ikut menari bersama atau paling tidak duduk untuk melihat persembahan dari keluarga besar sang suami.

"Menari tor-tor itu semacam gambaran kebahagian. Sebuah seni yang makna sebenarnya adalah mendoakan pengantin," kata Sudirman Lubis.

"Insya Allah, kalau Kahiyang mampu melewati seluruh rangkaian acara adat ini, rumah tanggannya bersama nak Bobby berjalan mulus. Sebenarnya, secara tidak langsung juga, acara-acara ini menguji kesabaran istri dan putra batak," kata Lubis.


10 Kerbau

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerbau disembelih di halaman sekitaran lokasi acara.

Awalnya 10 kerbau akan dipotong. Hanya saja melihat kondisi, maka prosesi ritual hanya dilakukan secara simbolis dengan menggunakan satu kerbau saja.

Kepala kerbau menjadi persembahan dengan derajat paling tinggi dalam tradisi budaya Batak. Hal itu juga disebut sebagai simbol keagungan.





No comments