Judi Bola Terpercaya Bandar Capsa Bandar Q Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya

Jangan Gunakan Mulutmu Hanya untuk Mencibir

Share:
Jangan Gunakan Mulutmu Hanya untuk Mencibir

Have a positive mind and positive vibes. Kita bisa buat orang lain senang banget saat ketemu kita meskipun kita nggak gorgeous.

Saya tidak akan pernah lelah untuk menulis soal ini!

Jangan terlalu sering mengomentari fisik orang, seolah kamu adalah manusia dengan fisik yang paling sempurna. Komentar yang keluar dari mulutmu itu dapat menyakiti hati teman atau kerabatmu itu. Saya yakin, banyak dari kalian sadar bahwa itu menyakiti tetapi tetap melakukannya. Mengapa? Karena hanya itu yang bisa kalian lakukan. Ketika kamu bertemu dengan teman atau kerabatmu, lalu langsung mengomentari fisiknya dengan pertanyaan

"Kok kamu makin gemuk yah?"

"Kok kamu tambah kurus? Banyak pikiran yah?"

Basa-basi ini sudah sangat klasik. Kebiasaan yang sudah membudaya. Kebiasaan yang sama sekali tidak membangun. Percayalah, orang yang mendapat pertanyaan itu darimu mungkin hanya tersenyum sambil menjawab dengan santai atau sambil melawak. But, setelah berpisah right after basa-basi yang nggak jelas itu teman atau kerabatmu tadi pasti menyesal bertemu kamu dan berharap tidak akan bertemu lagi. Secara nggak langsung, kamu membuat orang membecimu.

Baca Juga: KJRI: 2 Pelawak WNI yang Ditahan di Hong Kong Bebas Hari Ini

Bisa nggak sih, mulut itu dipakai untuk membawa berkat bagi orang lain? Biar orang yang ketemu kita itu ketularan happy. Kalau teman atau kerabatmu senang bertemu dengan kamu, apa nggak mungkin dia akan ada saat kamu butuh pertolongan nanti? Untungnya saya dididik oleh Ayah saya untuk bisa menjaga mulut saya. Beberapa kali saya bertemu teman yang langsung dengan spontan mengomentari bentuk tubuh saya dan rasanya ingin balik bilang ke dia/mereka

"Kamu juga, coba lihat badanmu dulu."

"Itu jerawat di pipi diurusin dulu baru komentarin badan saya."

"Bibir kamu kok tebel banget yah, nggak takut makin tebel kalau suka komentarin orang?"

Untungnya kalimat itu hanya lewat di kepala saya saja, tidak jatuh sampai ke lidah. Sayang sekali. But, saya merasa bangga karena saya tidak menjadi orang seperti itu. Saya selalu berusaha untuk menjadikan tiap pertemuan saya dengan siapun itu menjadi berkesan. Iya, dengan tidak memberikan cibiran. Kamu yang membaca ini juga bisa berbuat demikian. Misalnya dengan menyelipkan kalimat-kalimat manis disela-sela pertemuanmu dengan teman atau kerabat.

"Kamu kelihatan segar sekali hari ini."

"Ih kok makin cantik yah? Bagi resepnya dong."

Percaya deh. Orang yang mendengar pujian itu darimu bakalan seneng banget dan nggak akan keberatan untuk bertemu kamu lagi nanti. Mengucapkan basa-basi yang sweet dan motivating itu nggak susah lho, hanya perlu dibiasain aja. Hasilnya nggak akan pernah mengecawakan. Dicoba deh!

Be somebody who makes everybody feel like somebody. People will miss us and want to meet us again in the future.

No comments